Kevin Sanjaya Tak Ragukan Kualitas Fajar/Rian
JAKARTA – All Indonesian Final tersaji
dalam gelaran Asian Games 2018 cabang olahraga (cabor) bulu tangkis
kategori ganda putra kala Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo
berhadapan dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Hal itu sontak
membuat masyarakat Indonesia bangga karena kini memiliki dua pasangan
ganda putra yang sama kuatnya.
Tak bisa dimungkiri, sepanjang gelaran Asian Games 2018 berlangsung, Fajar/Rian memang tampil luar biasa dan membuat publik terkesan. Bagaimana tidak, mereka mampu mengalahkan sejumlah pemain top dunia, seperti Takuto Inoue/Yuki Kaneko (Jepang) dan Li Junhui/Li Liu Yuchen (China). Bahkan, saat berlaga di final pun, Fajar/Rian hanya kalah tipis saja dari Marcus/Kevin.
Menanggai performa yang ditampilkan oleh Fajar/Rian, Kevin mengungkapkan kalau ia dan Marcus hanya beruntung saja bisa menang di final. Karena menurut Kevin, saat ini Fajar/Rian sedang dalam performa terbaiknya. Kevin mengungkapkan bahwa mereka tak pernah meragukan kualitas yang dimiliki Fajar/Rian.
“Kami benar-benar hoki, Fajar/Rian main sangat baik. Fajar/Rian benar-benar bermain pada peak performance mereka, malah melebihi. Fajar/Rian jarang membuat kesalahan sendiri dan benar-benar saling mengisi,” ujar Kevin, menyadur dari laman resmi PBSI, Jumat (31/8/2018).
“Menurut saya, ganda putra rangking 1-20 itu semua memang saingan berat. Jadi salah satunya ya Fajar/Rian juga, mereka kan sudah di Top 10. Tidak ada lawan yang bisa dibilang mudah dihadapi. Di Malaysia Open kami kalah dari pasangan China yang rangkingnya sekitar 20-an. Di Kejuaraan Dunia 2018 juga kami hampir kalah dari pasangan China lainnya yang ada di ranking 20-an. Sekarang persaingan sudah merata banget,” lanjut Kevin.
(fmh)
Tak bisa dimungkiri, sepanjang gelaran Asian Games 2018 berlangsung, Fajar/Rian memang tampil luar biasa dan membuat publik terkesan. Bagaimana tidak, mereka mampu mengalahkan sejumlah pemain top dunia, seperti Takuto Inoue/Yuki Kaneko (Jepang) dan Li Junhui/Li Liu Yuchen (China). Bahkan, saat berlaga di final pun, Fajar/Rian hanya kalah tipis saja dari Marcus/Kevin.
Menanggai performa yang ditampilkan oleh Fajar/Rian, Kevin mengungkapkan kalau ia dan Marcus hanya beruntung saja bisa menang di final. Karena menurut Kevin, saat ini Fajar/Rian sedang dalam performa terbaiknya. Kevin mengungkapkan bahwa mereka tak pernah meragukan kualitas yang dimiliki Fajar/Rian.
“Kami benar-benar hoki, Fajar/Rian main sangat baik. Fajar/Rian benar-benar bermain pada peak performance mereka, malah melebihi. Fajar/Rian jarang membuat kesalahan sendiri dan benar-benar saling mengisi,” ujar Kevin, menyadur dari laman resmi PBSI, Jumat (31/8/2018).
“Menurut saya, ganda putra rangking 1-20 itu semua memang saingan berat. Jadi salah satunya ya Fajar/Rian juga, mereka kan sudah di Top 10. Tidak ada lawan yang bisa dibilang mudah dihadapi. Di Malaysia Open kami kalah dari pasangan China yang rangkingnya sekitar 20-an. Di Kejuaraan Dunia 2018 juga kami hampir kalah dari pasangan China lainnya yang ada di ranking 20-an. Sekarang persaingan sudah merata banget,” lanjut Kevin.
(fmh)
Comments
Post a Comment